Memang mudah hanya bermimpi, tapi untuk merealisasikan mimpi bukan hanya bermimpi.
Ingin menguasai dunia tapi hanya dengan duduk. Ingin merasakan kenikmatan dunia tapi tidak ada kerja nyata, tidak mungkin mencapainya. Berpangku tangan dengan orang lain. Berharap dengan orang lain hanyalah kekecewaan yang didapat. Hanya tuntutan yang didapat.
Sukses itu dicapai dengan mengaktifkan semua elemen. Bukan sekedar hanya bermimpi. Mimpi itu adalah menetapkan tujuan saja. Tetapi langkah selanjutnya adalah rencana yang matang. Rencana matang juga tidak cukup tetapi melakukan setiap langkah menuju tujuan adalah realisasi. Tahap demi tahap dilewati. Masalah dan kendala satu per satu dilewati. Semua masalah dievaluasi dan diselesaikan. Selalu meningkatkan kualitas. Terus berpikir. Menyerah pada tahap awal adalah kegagalan. Kendala awal saja tidak bisa menyelesaikan kemudian menyerah adalah kegagalan. Orang gagal pasti akan mengganti mimpi. Orang sukses akan memperbaiki, tak akan menyerah hingga tujuan tercapai. Walau raga bukan menjadi raga, walau harta bukan menjadi harta. Fokus tujuan akhir. Sukses itu bukan tangisan kegagalan. Sukses tidak pernah menyalahkan orang lain. Sukses itu melihat kekurangan diri dan memperbaiki. Kalo perubahan harus bertahap itu benar. Tapi bukan pembenaran untuk lambat melakukan perubahan. Perubahan lebih cepat itu adalah metode. Bukan mengikuti perasaaan yang ingin memperlambat diri dari menuju tujuan. Metode itu selalu berdampingan dengan tekad. Apa tekadmu ? Tekad itu satu keberanian dirimu untuk meninggalkan apa yang kamu senangi sebelum kamu meraih tujuanmu. Kamu tidak akan melihat lagi kesenangan itu kesenangan bagimu. Semua akan tidak berarti selain yang berkaitan dengan tujuanmu. Maka dunia akan mengikuti keinginanmu. Bukan lagi kamu mengikuti keinginan dunia. Apalagi mengikuti keinginan orang lain.
Aktifasi elemen juga bukan hanya di diri saja. Keluarga juga sangat erat. Istri yang mendukung dan mengerti. Anggota keluarga yang lain juga selalu mendampingi dan meringankan. Apa arti sebuah keluarga kalo hanya membawa masalah ?. Apa arti keluarga kalo hanya menghambat ?.Seharusnya keluarga menjadi penyenang hati setelah bergelut seharian dengan pekerjaan. Seharusnya keluarga menjadi motivasi, makin semangat untuk belajar, makin semangat untuk meraih mimpi. Seharusnya keluarga menjadi peringan dari seluruh pekerjaan hidup. Mengurangi yang kecil-kecil hingga yang besar kalo mampu. Bukan pulang masih dibebani dengan wajah cemberut, tidak disambut dengan senyum yang imut, pekerjaan yang masih menumpuk-numpuk, hanya tangisan penggerutu, ditambah keluh kesah pekerjaan, keluh kesah kekurangan, keluh kesah keinginan, dan lain sebagainya.
Semua elemen harus bekerja sama, semua elemen harus diaktifkan fokus menuju tujuan bersama. Stop dreaming again but step by step, struggle....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar