Akhir-akhir ini saya merasakan banyak orang mengatakan "Tetapi" atau "Tapi". Entah apa saya selama ini tidak pernah dengar, atau kurang memperhatikan, atau memang lagi ada budaya yang baru.
Kata tetapi ini kebanyakan digunakan untuk menekankan pada alasan, namun hanya digunakan untuk sembunyi pada kesalahan. Dan lebih tepatnya " Menyangkal ". Kata tetapi ini digunakan untuk memberi kepastian bahwa seseorang masih tidak mau mengakui kesalahan yang ia lakukan.
Senin, 20 April 2015
Minggu, 19 April 2015
Berhutang budi pada Tuhan
Nikmat Tuhan itu begitu besar
Nikmat itu bukan hanya mendapatkan harta yang berlimpah sehingga kita mengucap syukur
Nikmat itu bukan mendapat hadiah besar kemudian kita berucap syukur
Nikmat itu luas
Nikmat hidup dengan semua organ tubuh yang telah diberikan
Nikmat sehat yang tak ada organ tubuh yang kesakitan
Nikmat keluarga yang utuh, dan kebahagaian hidup
Nikmat iman yang diberikan keteguhan
Bukankah itu semua nikmat yang tiada tara dibandingkan hanya menemukan rejeki seketika sejumalh 1 juta.
Nikmat tadi lebih mahal dari sekedar menemukan uang
Tapi kita malah lupa
Sholat kita hanya hitungan detik
Bahkan kita lupa berdzikir di saat sholat
Sebegitu banyak nikmat yang diberikan, tak sebanding dengan syukur kita
Tuhan itu luas nikmatnya .. Tuhan itu tidak pelit memberikan nikmat kepada kita
Sementara kita kufur, kita sedkit hanya untuk berucap Alhamdulilah
Sabtu, 18 April 2015
Jauh di rindu, dekat tak terlihat
Bagai gajah di depan mata, tak nampak
Tapi kuman di seberang lautan nampak
Ini sebuah pepatah yang benar-benar terjadi pada orang orang di sekitar kita. Kadang kita hidup berkeluarga dengan orang tua di antara semua anak-anak orang tua kita, yang jauh dibicarakan yang baik-baik. Rasanya dirindukan pengin ketemu. Tapi kadang yang dekat yang bertemu setiap saat, yang membantu setiap saat dilupakan.
Kadang memang yang jauh itu tampak baik, sedangkan yang dekat tak tampak sedikitpun kebaikan. Padahal bisa saja kebaikan yang dekat itu lebih baik. Walau kadang juga kedekatan menyebabkan seringnya terjadi kesalahpahaman.
Hidup di antara orang baik saja bisa menjadi masalah, apalagi hidup bersama orang-orang yang banyak tidak baik.
Tapi kuman di seberang lautan nampak
Ini sebuah pepatah yang benar-benar terjadi pada orang orang di sekitar kita. Kadang kita hidup berkeluarga dengan orang tua di antara semua anak-anak orang tua kita, yang jauh dibicarakan yang baik-baik. Rasanya dirindukan pengin ketemu. Tapi kadang yang dekat yang bertemu setiap saat, yang membantu setiap saat dilupakan.
Kadang memang yang jauh itu tampak baik, sedangkan yang dekat tak tampak sedikitpun kebaikan. Padahal bisa saja kebaikan yang dekat itu lebih baik. Walau kadang juga kedekatan menyebabkan seringnya terjadi kesalahpahaman.
Hidup di antara orang baik saja bisa menjadi masalah, apalagi hidup bersama orang-orang yang banyak tidak baik.
Kemanusiaan itu berjuang bersama
Membiarkan teman sendiri dalam perjuangan
Seperti kita melihat teman kita mengangkat beban sendiri
sedangkan kita hanya melihat, bahkan kita menyaksikan dengan kaki bersilang
Kemanusiaan bukan timbul hanya karena melihat orang yang compang camping
dengan wajah memelas mengatakan belum makan
tetapi kemanusiaan pun timbul kepada siapapun kita hadapi
Adalah hati yang bisa disentuh dan menggerakkan seluruh tubuh
Jika hatinya indah, maka sifat manusia timbul dengan berbagai macam ujian
baik melihat orang miskin hatinya tergerak mengucurkan dana
baik melihat temannya yang kesulitan, hatinya bergerak membantu
bahkan jika melebihkan kepentingan saudaranya di atas kepentingan dirinya,
maka ia telah memiliki hati yang penuh pesona
Selamat menghiasi hati Anda
~ sulax onno ~
Seperti kita melihat teman kita mengangkat beban sendiri
sedangkan kita hanya melihat, bahkan kita menyaksikan dengan kaki bersilang
Kemanusiaan bukan timbul hanya karena melihat orang yang compang camping
dengan wajah memelas mengatakan belum makan
tetapi kemanusiaan pun timbul kepada siapapun kita hadapi
Adalah hati yang bisa disentuh dan menggerakkan seluruh tubuh
Jika hatinya indah, maka sifat manusia timbul dengan berbagai macam ujian
baik melihat orang miskin hatinya tergerak mengucurkan dana
baik melihat temannya yang kesulitan, hatinya bergerak membantu
bahkan jika melebihkan kepentingan saudaranya di atas kepentingan dirinya,
maka ia telah memiliki hati yang penuh pesona
Selamat menghiasi hati Anda
~ sulax onno ~
Bersabarlah dalam usaha perubahan
Perubahan manusia itu bukan karena orang yang merubah
tetapi perubahan karena keinginannya dari lubuk hati yang dalam ingin berubah
seberapapun hebat seseorang ingin mempengaruhi orang lain
tanpa ada sedikitpun lecutan ingin berubah, maka tak ada jalan untuk memberi perubahan
lecutan itu adalah lecutan ilahi, walau sekecil apapun
Bersabarlah engkau yang sedang memberi perubahan
walau marah, diam tak akan merubah keadaan apapun
bersabarlah, tersenyumlah, jalani langkah
dirimu hanya cukup memberi, nasihat, dan tauladan
kesabaranmu itupun sebagai pertimbangan dari tuhan untuk perubahan orang lain
~ sulax onno ~
tetapi perubahan karena keinginannya dari lubuk hati yang dalam ingin berubah
seberapapun hebat seseorang ingin mempengaruhi orang lain
tanpa ada sedikitpun lecutan ingin berubah, maka tak ada jalan untuk memberi perubahan
lecutan itu adalah lecutan ilahi, walau sekecil apapun
Bersabarlah engkau yang sedang memberi perubahan
walau marah, diam tak akan merubah keadaan apapun
bersabarlah, tersenyumlah, jalani langkah
dirimu hanya cukup memberi, nasihat, dan tauladan
kesabaranmu itupun sebagai pertimbangan dari tuhan untuk perubahan orang lain
~ sulax onno ~
Perjuangan itu menggabungkan hati dan raga
Manusia itu berjuang dengan menggabungkan Hati dan Raga.
Jika hati saja yang timbul hanyalah rindu, sedangkan jika hanya raga, rasanya ada tapi tak berisi.
~ sulax onno ~
Jika hati saja yang timbul hanyalah rindu, sedangkan jika hanya raga, rasanya ada tapi tak berisi.
~ sulax onno ~
Sifat Manusia "Tidak Jujur"
Di Era zaman sekarang, sulit sekali untuk menemukan kejujuran. Manusia lebih cenderung berbohong demi keselamatan diri. Anehnya jika dua insan bertemu mereka tidak ada yang merasa dirinya bersalah, tetapi malah menyalahkan orang lain.
" Padahal pada diri manusia itu ada benar dan ada salah, mereka lebih suka menyebutkan kesalahan dan keburukan orang lain, dan menutupi keburukan dirinya sendiri"
Padahal zaman ini membutuhkan manusia berjiwa "KESATRIA" :
apa itu jiwa KESATRIA ? :
1. mau mengakui kesalahan dirinya sendiri
2. berani meminta maaf jika bersalah
3. berani bertanggung jawab dan menerima konsekuensi atas kesalahannya
4. bertekad, bertaubat untuk tidak mau mengulanginya lagi.
Mari bangun generasi Indonesia yang berjiwa "KESATRIA"
~ sulax onno ~
" Padahal pada diri manusia itu ada benar dan ada salah, mereka lebih suka menyebutkan kesalahan dan keburukan orang lain, dan menutupi keburukan dirinya sendiri"
Padahal zaman ini membutuhkan manusia berjiwa "KESATRIA" :
apa itu jiwa KESATRIA ? :
1. mau mengakui kesalahan dirinya sendiri
2. berani meminta maaf jika bersalah
3. berani bertanggung jawab dan menerima konsekuensi atas kesalahannya
4. bertekad, bertaubat untuk tidak mau mengulanginya lagi.
Mari bangun generasi Indonesia yang berjiwa "KESATRIA"
~ sulax onno ~
Langganan:
Postingan (Atom)